Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
About me Facebook Page Facebook Grup
Eramuslim Hidayatullah Arrahmah Voa Islam Underground Tauhid Khilafah.com Jihadwatch.org Islamcity.com
Jurnal Haji MakkahTv live Wisata Haji Media Haji Spirit Haji
Digital Haji Streaming Software Alharam-Nabawi Ceramah kristolog Ceramah Yahya waloni Purgatory: Beauty Lies Beneath Hiphop Native Deen Dialog Muallaf-Murtad Kajian Islam-kumpulan hadits qudsi DOWNLOAD GRATIS EBOOK ALQUR'AN DAN KITAB-KITAB PENGARANG TERKENAL FREE DOWNLOAD EBOOK KRISTOLOGI
Fakta [area] Kisah [area] Kritisi [area] Motivasi [area] Mukhasabah [area] Muslimska [area] Sejarah [area] Puisi [area] Samara [area]
6.7.13 | Sabtu, Juli 06, 2013 | 0 Comments

ING MANAH

Rasulullah bersabda, ''Carilah aku di antara orang-orang lemah kalian. Sesungguhnya kalian diberi rezeki dan kemenangan karena orang-orang lemah kalian.'' (HR. Abu Daud). 

Orang lemah yang dimaksud adalah mereka yang tak berdaya karena suatu musibah. Atau, mereka yang fakir miskin, anak telantar, dan yang terdzalimi, baik disebabkan ketidakadilan atau berjuang di jalan Allah.Rasulullah sangat menekankan menolong serta membantu orang-orang seperti mereka. Di antara mereka itulah umat Islam bisa menjumpai kebaikan, rezeki, dan kemenangan. Kata beliau,


''Sesungguhnya Allah telah memenangkan umat ini dengan adanya kaum dhuafa, karena do'a-do'a, shalat, dan keikhlasan mereka."
(HR An-Nasai'i).

Tak hanya menolong, Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Al-Hasan juga menganjurkan mencintai orang lemah, terutama fakir miskin, layaknya mencintai diri sendiri. 
''Cintailah (kasihinilah) fakir miskin umatku, sebab sesungguhnya mereka memiliki negara kelak pada hari kiamat,'' sabda beliau.

Dalam hadits lain riwayat Al-Hasan, disampaikan pula bahwasannya Rasullullah SAW bersabda, ''Banyak-banyaklah mengenal fakir miskin dan bantulah mereka, sesungguhnya mereka memiliki negara.'' Para sahabat bertanya, ''Wahai Rasulullah, apa gerangan negara mereka?''Beliau menjawab, ''Jika kelak di hari kiamatdiserukan (pada fakir miskin), lihatlah orang yang pernah memberi kalian makan (meski) pecahan-pecahan roti, meminumi kalian meski hanya seteguk, dan memberi pakaian kalian meski hanya sehelai baju, lalu gandenglah tangannya dan berlalulah ke surga.''Seberapapun pertolongan dan bantuan yang kita berikan bila diniatkan ikhlas mencari ridha Allah, maka Allah akan membalasnya dengan pahala yang berlipat.

Tak terbatas pada individu, tapi juga kelompok, organisasi, lembaga, termasuk pemerintah. Bahkan yang terakhir ini, perannya sangat penting, karena merekalah (pejabat negara) yang bisa mengoordinasi, mengatur, memelihara, memperhatikan kebutuhan warganya tepat sasaran, sempurna, dan berkesinambungan.Maka, jabatan pemerintahan harus difungsikan sebenar-benarnya demi memperhatikan kepentingan dan kebutuhan rakyat. Jabatan adalah amanah yang harus ditunaikan. Ketika negara (pemerintah) menunaikan tugas-tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, kewajiban yang lain (rakyat) untuk membantunya. Dengan begitu akan terjadi bahu-membahu, tolong-menolong antara rakyat dan pemimpinnya. Dan dari sinilah akan tercipta persaudaraan yang hakiki.

Khalifah Umar bin Khattab pernah berkata, ''Rasullulah SAW bersabda, 'Sesama Muslim itu bersaudara. Oleh karena itu, jangan menganiaya dan jangan mendiamkannya. Siapa saja yang memperhatikan kepentingan saudaranya, Allah akan memperhatikan kepentingannya.

Siapa saja yang melapangkan satu kesulitan sesama Muslim, niscaya Allah akan melapangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitannya di hari kiamat. Siapa saja yang menutupi kejelekan seorang Muslim, Allah akan menutupi kejelekannya pada hari kiamat.'.'' (HR. Bukhari-Muslim).

0 Comment [area]:

 
[muslimska]MOONER area © 2010 - All right reserved - Using Copyright: hanya mutlak Punya Allah SWT
WARNING: keseluruhan isi blog ini free copy paste tanpa perlu izin penulis..Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu akbar