Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
About me Facebook Page Facebook Grup
Eramuslim Hidayatullah Arrahmah Voa Islam Underground Tauhid Khilafah.com Jihadwatch.org Islamcity.com
Jurnal Haji MakkahTv live Wisata Haji Media Haji Spirit Haji
Digital Haji Streaming Software Alharam-Nabawi Ceramah kristolog Ceramah Yahya waloni Purgatory: Beauty Lies Beneath Hiphop Native Deen Dialog Muallaf-Murtad Kajian Islam-kumpulan hadits qudsi DOWNLOAD GRATIS EBOOK ALQUR'AN DAN KITAB-KITAB PENGARANG TERKENAL FREE DOWNLOAD EBOOK KRISTOLOGI
Fakta [area] Kisah [area] Kritisi [area] Motivasi [area] Mukhasabah [area] Muslimska [area] Sejarah [area] Puisi [area] Samara [area]
28.9.11 | Rabu, September 28, 2011 | 0 Comments

Apa Yang Membuatmu Bahagia??

John C Maxwell suatu ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara disebuah seminar bersama istrinya.

Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesisecara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya..
Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di salah satu sesi,suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan.


Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret,sedang menjadi pembicaradi salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan. Yang namanya seminar selalu ada interaksidua arah dari peserta seminar juga kan ? (Kalau satu arah mah namanya khotbah.)


Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibumengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan,pertanyaan ibu itu seperti ini, "Miss Margaret, apakah suami Andamembuat Anda bahagia?"
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Margaret. Margaret tampak berpikirbeberapa saat dan kemudian menjawab,"Tidak."Seluruh ruangan langsung terkejut. "Tidak,"katanya sekali lagi, "John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh kearah Maxwell. (Kebayang gak malunya Maxwell saat itu.) Dan Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar.
Malu ui! Kemudian, lanjut Margaret, "John Maxwell adalah seorang suami yangsangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi,tetap dia tidak bisa membuatku bahagia..


"Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?"
"Karena," jawabnya, "tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri.
"Dengan kata lain, maksud dari Margaret adalah, tidak ada orang lain yangbisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu,hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuatdirimu bahagia adalah dirimu sendiri.


Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu sering merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri,kamu tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yangmenentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.
Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, seberapa cantik istrimu, atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan: apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak .


sumber :http://1001enterprise.wordpress.com/

0 Comment [area]:

 
[muslimska]MOONER area © 2010 - All right reserved - Using Copyright: hanya mutlak Punya Allah SWT
WARNING: keseluruhan isi blog ini free copy paste tanpa perlu izin penulis..Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu akbar